PERANAN APOTEKER

Seperti kita liat, dunia kefarmasian masih berkiblat ke Amerika dan negara-negara Eropa. Ketika Indonesia sibuk menggaungkan pelayanan kefarmasian (Pharmaceutical Care) akhir-akhir ini sebagai pelayanan kesehatan di rumah sakit yang patient orianted, Amerika justru sudah menggaungkan hal itu sejak tahun 1950-an. Sungguh sangat menyedihkan pelayanan kefarmasian di Indonesia, dimana seorang apoteker tidak punya peranan penting di rumah sakit, terjadi persaingan profesi antara dokter dan apoteker, dokter mengambil lahan apoteker dll. Kadang kala kita dapati masih banyak apoteker tidak hadir di apotek setiap harinya, banyak kita temui apoteker datang sebulan sekali hanya untuk menandatangani surat pesanan obat dan ambil gaji. Sungguh apoteker tidak melakukan peranannya sebaik mungkin, padahal apoteker harusnya mengawasi pemberian obat kepada pasien, memberikan informasi dan edukasi mengenai penggunaan obat kepada pasien, apalagi obat-obat yang rentan terjadi salahguna obat (miss use) dan penyalagunaan obat (abuse), mengawasi resep-resep yang ganjil atau tidak sesuai pada saat direview/ diskrining.

Peranan apoteker sangatlah penting sebagai bagian dari pelayanan kefarmasian, karena ini menyangkut hajat hidup dan kesehatan banyak orang. Jika melihat kondisi saat ini, mungkin kita agak pesimis, kapankah dunia farmasi akan berubah menjadi lebih baik? Kita tak akan pernah bisa merubah sistem jika tidakj dimulai dari diri kita sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: