Bila Engkau Ingin Berumah Tangga Bahagia

Suatu saat setiap manusia akan menemukan belahan jiwanya, ada yang prosesnya cepat dan ada juga yang lambat. Bagi yang prosesnya cepat, jangan sampai kesannya terburu-buru dan bagi yang prosesnya lambat, jangan brputus asa dan berkeluh kesah. Allah lebih tau kapan saat yang tepat buat kita menemukan belahan jiwa kita.

Ketika kita mau menikah, tidak hanya dibutuhkan “keinginan semata” buat menikah tapi juga dibutuhkan “maisyah (mata pencharian)” dari calon suami. Ketika dia siap menikah, ada hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan secara lahir maupun batin.

“SIAP” berarti kita sudah sama-sama dewasa, sudah pandai, dan sudah mengerti bagaimana mengarungi bahtera rumah tangga nantinya beserta badai yang akan datang silih berganti, bagaimana menggiring bola kehidupan agar kita selamat sampai ke gawang. Ibarat badai sebagai rintangan hidup adalah ujian dan cobaan yang harus kita hadapi dengan cerdik dan arif. Ibarat maen sepak bola ada lawan yang menghalangi jalan kita, kita bisa jatuh karena dijegal lawan tapi bukan berarti kita berhenti karena jatuh, kita harus tetap bersemangat mengejar bola kembali, bukan menyerang membabi buta melainkan harus dengan strategi dan kemampuan membaca keadaan agar dapat menguasai lapangan kehidupan. Selebihnya adalah tawakal kepada Allah, Dia adalah Hakim Yang Maha Bijaksana yang menentukan segalanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: