Takkan Melupakanmu By Radja

Lagunya Radja “Takkan Melupakanmu” mengingatkan aku pada cerita cinta yang terdahulu sebelum aku memantapkan hati mengarungi hidup bersama seorang Fahlesa.

 

Terindah…lagu yang terindah

Sengaja aku cipta

Untukmu yang terindah

Semoga dapat meluluhkan segala keraguan

Semoga dapat menghancurkan

Kerasnya batu prasangka

Reff. Aku…tak akan melupakamu

        Tak akan meninggalkanmu

        Tak akan menduakanmu cintamu

        Ku bersumpah…

        Aku…tak ingin mengingkar janji

        Tak ingin menjadi duri

        Tak ingin menjadi api cinta membara

Lepaskan resahmu

Bebaskan jiwamu dari prasangka

Prasangka burukmu

Dari kerasnya batu curiga

 

  • Karena begitu banyak kutemukan fenomena kejahatan, keburukan, kebohongan, dan maksud-maksud tersembunyi dari setiap lelaki yang datang padaku menjadikan diriku lebih berhati-hati dalam berhadapan dengan makhluk yang bernama “Lelaki”. Aku menjadi pribadi yang tak mudak percaya dengan kata-kata manis lelaki, biasanya kalau ada lelaki mengeluarkan rayuan gombalnya, aku hanya tersenyum dan ketawa, bahkan aku bisa dan sangat bisa merayu balik ^-^. 
  • Mendengar kata-kata manis lelaki buatku easy going. Kuakui pastilah kaumku akan tertutup matanya manakala mendengar rayuan manis lelaki dan hal itu banyak kutemui di sekitarku, bagaimana salah satu temanku mau menerima dan memaafkan terus kekasihnya walau seringkali kekasihnya menjalin hubungan dengan wanita lain di depan matanya. Aku tau pasti temanku sangat sedih tapi dia berkata “baginya tak masalah dirinya menangis terus karena dia tau kekasihnya pasti akan kembali padanya ketika selesai bersenang-senang di luar”. Sungguh ironis sekali….
  • Ketika menjalin hubungan dengan seorang lelaki, waktu 3 bulan adalah proses aku mengenalnya. Dalam proses itu, aku bisa tau apakah dia pantas dipertahankan ato tidak. Karena bagiku, sayang tinggal sayang…..aku tak mau menjalani sesuatu yang sia-sia.
  • Datang satu masa, seorang lelaki yang aku sayang padanya menyatakan cintanya, prosespun berjalan dan tentu saja sama seperti cerita sebelumnya aku tak mudah percaya. Dalam prosespun, aku bisa tau seorang Fahlesa punya niat dan tujuan yang baik. Ketotalannya dalam cinta, kebenaran dalam cinta, dan keyakinannya dalam cinta membuatku percaya akan kata-katanya. Segala keraguan, segala prasangka, dan segala kecurigaan bebas sudah dari jiwaku yang membuatku berani melanjutkan hubunganku melangkah pasti ke depan bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: