Meta Analisis

Meta Analisis

 

       Analisis Meta merupakan suatu pendekatan statistik ke arah studi agregasi pada penelitian independen. Leviton mendefinisikan analisis Meta sebagai suatu metode sistematis yang menggunakan analisis statistik dengan menggabungkan data dari penelitian independen untuk mendapatkan estimasi numerik dari efek keseluruhan dari suatu prosedur tertentu atau variabel pada hasil yang ditetapkan. Dalam kasus ini “Meta” mengacu pada analisis sekunder temuan, karena data berasal dari penelitian sebelumnya yang dipublikasikan. Perlu dicatat bahwa analisis Meta bukanlah metode tunggal, tetapi sebuah pendekatan untuk merangkum temuan.

Pada saat ini, analisis Meta merupakan sebuah pendekatan yang lebih disukai untuk integrasi hasil dari studi yang berbeda karena menggabungkan semua kekuatan dari tinjauan tradisional dan selanjutnya memberikan perkiraan yang tidak bias secara kuantitatif. Dengan adanya analisis Meta memberikan kita pengetahuan baru mengenai studi sintesis yang menarik. Menurut Sack dkk, ada empat tujuan utama dari percobaan analisis Meta, yaitu:
1.Untuk meningkatkan daya pada titik akhir primer dan pada sub kelompok yang mana ukuran sampel yang asli terlalu kecil sehingga menunjukkan statistik secara signifikan.

2. Untuk menyelesaikan ketidakpastian hasil laporan.

3. Untuk meningkatkan perkiraan ukuran efek.

4. Untuk menjawab pertanyaan yang tidak diajukan sebelumnya.
Analisis Meta yang lain tentunya akan peduli dengan perencanaan studi baru dengan menggabungkan hasil dari percobaan multicenter atau membandingkan efektivitas dari berbagai jenis layanan atau program. Baru-baru ini, analisis meta telah digunakan untuk data rangkuman yang disediakan untuk masukan pada analisis ekonomi, dimana pada analisis ini harus ada kelompok perlakuan dan kelompok pembanding yaitu kontrol. Kelompok pembanding biasanya menerima terapi plasebo atau standar tergantung pada etika terapi yang efektif.
Analisis meta merupakan pendekatan statistik untuk integrasi dan rangkuman hasil dari studi independen secara sistematis, menyeluruh, obyektif, dan kuantitatif. Dua aspek yang berbeda dari hasil yang diproleh dibandingkan, yaitu besarnya perbedaan antara kelompok yang meliputi efek ukuran dan perbedaan hasil statistik yang signifikan antara kelompok. Analisis Meta difokuskan hanya pada salah satu aspek tapi pada kenyataannya, berbagai metode tersedia untuk digunakan dalam analisa Meta. terlepas dari metode yang digunakan, semua analisis meta melibatkan tiga fase utama tiga yaitu persiapan, kinerja, dan presentasi.
Pada bagian persiapan ini merupakan tahap perencanaan proyek dimana selama fase ini, desain penelitian didefinisikan secara jelas. Perlu dicatat bahwa perencanaan berlangsung sebelum data dikumpulkan. Adapun tahap persiapan ini meliputi empat tahapan, yaitu:

1. Merumuskan tujuan penelitian

2. Mendefinisikan data

3. Prosedur pengambilan data

4. Analisis statistik

Dua langkah pertama menggambarkan bagaimana prosedur analisis digunakan. Tujuannya adalah untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan mencari semua studi yang mungkin dan metode untuk  menganalisis.

 

1. Merumuskan tujuan penelitian

Tujuan dari analisis meta harus dinyatakan secara eksplisit dan jelas pada setiap proyek penelitian yang dilakukan untuk mengatasi masalah tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah ada hubungan antara dua variable, misalnya konsumsi ibu terhadap Bendectin selama kehamilan dengan kelainan janin yang bakal terjadi.

2. Mendefinisikan data

Tujuan dari tahapan ini adalah untuk mendefinisikan variabel sehingga memperjelas sifat data yang akan dikumpulkan dan selanjutnya dianalisis. Variabel tersebut meliputi variabel independen dan dependen. Kita harus hati-hati benar dalam mendefinisikan variabel independen dan dependen. Variabel independen pada obat misalnya bentuk dan dosis yang akan diteliti, sedangkan variabel dependen berupa hasil yang diukur seperti penurunan tekanan darah, insiden kejadian buruk atau tingkat keberhasilan. Ada tiga pilihan yang tersedia bila hasil gabungan data dimasukkan dalam laporan yaitu sebagai berikut:
- Menghilangkan studi yang tidak sesuai dengan protokol yang dipaparkan sebelumnya.

-  Mengontrol faktor-faktor yang mempengaruhi hasil.

- Mengelola data yang sesuai, misalnya dalam penggunaan obat untuk pediatrik dan jika pada studi mengharuskan berhubungan dengan anak-anak dan dewasa, peneliti bisa menghilangkan salah satu yang tidak sesuai dengan studi.

Stratifikasi hasil dengan usia atau kontrol berupa data dari kasus yang berlaku untuk penelitian. Bila data tersebut dapat diekstraksi maka data-data tersebut harus digunakan.

 

Mendefinisikan studi yang diterima

Pada tahapan ini, peneliti harus menentukan aspek studi yang akan diterima termasuk penelitian mengenai tipe desain, lokasi presentasi, bahasa dan sastra. Adapun studi epidemiologi yang mungkin bisa dilakukan dengan menggunakan studi kasus-kontrol atau studi kohort prospektif.

- Kriteria inklusi: harus mencantumkan semua persyaratan data agar bisa dianalisis. semua studi harus dilaporkan. Sub utama penelitian akan membentuk sumber data yang nantinya akan dianalisis.

- Kriteria eksklusi: merupakan kriteria pengecualian yang berupa pernyataan negatif. Pada kriteria eksklusi harus ada alasan mengapa studi yang memenuhi kriteria inklusi harus kemudian didiskualifikasi.

Mendefinisikan pasien yang diterima

-          Kriteria inklusi: wanita dewasa berusia 18-40 tahun

-          Kriteria eksklusi: perempuan yang mengkonsumsi obat-obatan dan mengalami kondisi yang bisa menimbulkan masalah janin seperti epilepsi yang tidak terkontrol.

Mendefinisikan diagnosis yang diterima

-          Kriteria inklusi: kehamilan.

Pada penelitian ini, kehamilan merupakan  diagnosis yang agak mudah. Namun, mungkin ada perbedaan antara kehamilan pertama, kedua, dan seterusnya. Jika demikian, ini harus ditentukan.

-          Kriteria eksklusi: perempuan yang sudah dimasukkan ke dalam studi pada tanggal sebelumnya.

Mendefinisikan perlakuan yang diterima

- Kriteria inklusi: semua pasangan ibu dan anak dalam rahim yang terpapar sejumlah Bendectin selama trimester pertama kehamilan. Bendectin awalnya diformulasikan dengan tiga bahan yaitu doxylamin, dicyclomin, dan piridoksin.

- Kriteria eksklusi: paparan Bendectin yang bukan termasuk dalam trimester pertama kehamilan.

Mendefinisikan kelompok pembanding yang diterima

-          Kriteria inklusi: pasien yang tidak terkena Bendectin selama kehamilan sebagai kontrol. lainnya anti nause dapat digunakan, asalkan mereka tidak memiliki hubungan yang dikenal dengan mal formasi.

-          Kriteria eksklusi: kelompok perlakuan.

Mendefinisikan hasil

-          Kriteria inklusi: ada dua hasil yang mungkin yaitu bayi cacat dan sehat. Cacat di sini termasuk penggunaan satu atau lebih malformasi. Pada bayi sehat didefinisikan sebagai bayi yang tidak memiliki kelainan.

-          Kriteria eksklusi: perbandingan kasus kontrol antara berbagai jenis malformasi.

3. Prosedur pengambilan data

Protokol tersebut harus menetapkan semua prosedur yang terlibat dalam pengambilan data termasuk database pencarian kata-kata dan metode pengambilan data yang digunakan. jika lebih dari satu orang yang terlibat, maka tugas setiap orang harus ditentukan serta metode di perlukan untuk memastikan kesepakatan interjudge-nya.

Mendefinisikan pencarian prosedur

Hal yang sangat penting yang diperlukan dalam analisis Meta adalah tinjauan pustaka. Glass menganjurkan pencarian lengkap haruslah melalui sumber tertentu, baik yang dipublikasikan maupun yang tidak dipublikasikan sampai semua artikel yang mungkin telah dikumpulkan. Tujuannya tidak lain adalah bahwa kemungkinan ada beberapa artikel yang memiliki perbedaan dalam sudut pandang atau hasil yang berbeda diterbitkan dalam berbagai jenis jurnal.

Mendefinisikan pencarian istilah

       Pencarian istilah dapat digunakan dengan menemukan artikel dalam database, apakah dengan cara manual ataupun secara komputerisasi. Kata kunci yang bersangkutan tercantum dalam Indeks Medicus.

Identifikasi artikel yang diterima

Dalam hal ini prosedur harus ditetapkan terlebih dahulu, misalnya semua artikel mungkin ditempatkan di perpustakaan dan difotokopi oleh seorang asisten peneliti. Jika lebih dari satu orang maka kesemuaan dari mereka mengikuti prosedur yang sama.

4. Analisis statistik

Setelah data dikumpulkan maka focus diarahkan pada analisis. Kita harus mempertimbangkan studi kombinasi, statistik untuk penelitian individu, statistik rangkuman secara keseluruhan, interval keyakinan, dan sub analisis. Dalam hal ini banyak cara yang berbeda untuk menganalisis data. Rosenthal dan Olkin telah menyajikan beberapa metode statistik untuk menggabungkan hasil dari studi independen. perlu dicatat bahwa metode itu semua adalah perkiraan atau perkiraan berdasarkan berbagai asumsi.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.