A
Analisis Kovarian (ANCOVA): metode analisis varian (ANOVA) dimana variabel tambahan (kovariat) digabungkan ke dalam model.
Analisis Varian: metode statistik yang digunakan untuk membuat kesimpulan tentang tiga atau lebih sampel yang berasal dari populasi yang memiliki nilai mean yang sama.
Analisis Survival Rasio Hazart: analisis mengenai perbedaan antara dua kurva kelangsungan hidup dan merupakan penurunan resiko kematian pada perlakuan dibandingkan dengan kontrol selama periode tindak lanjut.
Analisis Longitudinal: statistik kesimpulan dari data yang diukur dari waktu ke waktu.
Analisis Sensitivitas: metode penentuan kekokohan penilaian dengan memeriksa sejauh mana hasil diubah oleh perbedaan dalam metode, variabel atau nilai-nilai.
Absolute Risk Reduction (ARR): jumlah populasi kontrol yang mengalami kejadian yang sama dengan kelompok intervensi.
Angka Kematian Ibu (AKI): jumlah kematian yg disebabkan oleh penyebab yg berkaitan dgn kehamilan, persalinan, dan nifas selama periode waktu tertentu dibagi jumlah kelahiran hidup yg dilaporkan pd periode waktu yg sama.
ADR: Adverse Druq Reaction: reaksi yang tidak dikehendaki.
Ampoules: tempat pasien mencari informasi dan konsultasi mengenai penyakitnya.
Aging: populasi geriatri.
B
Binary Data: data yang memiliki dua nilai yang mungkin, misalnya ya atau tidak ada jawaban.
Bias: cerminan isu-isu dalam desain studi dimana nilai parameter yang diteliti berasal dari nilai sebenarnya dalam arah yang konsisten (bias positif atau negatif), misalnya sebuah stopwatch yang berjalan cepat.
Bonferroni Adjustment: tehnik statistik yang digunakan untuk mengontrol jenis cara menilai kesalahan untuk perbandingan berganda, misalnya ada 5 perbandingan dan nilai alpha pada keseluruhan tingkat adalah 05 sehingga setiap nilai alpha pada tingkat individu akan menjadi 0.01 (05/5).
Bilangan Acak: satu set angka dengan tidak mengikuti pola yang jelas yang digunakan dalam pemilihan sampel acak untuk uji klinis.
Benefit-Risk Analysis: jenis analisis yang menggunakan tehnik kualitatif dan kuantitatif untuk menimbang manfaat obat atau pengobatan relatif terhadap resiko obat/ pengobatan yang sama.
C
Crude Mortality Rate (CMR): jumlah populasi yg meninggal dibagi total jumlah populasi.
Chronic Desease Management: manajemen penyakit kronis yaitu bagaimana mengolah penyakit kronis agar kualitas hidup pasien meningkat.
Cost Efectiveness Ratio (CER): rasio hasil dari suatu pengobatan dengan biaya yang dikeluarkan.
Cost Minimization Analysis (CMA): membandingkan biaya total penggunaan dua atau lebih obat yang khasiat dan efek samping obatnya sama/ ekuivalen.
Cox Model: suatu model regresi proporsional bahaya dimana diasumsikan risiko relative kematian antara perlakuan dan control adalah konstan pada setiap interval waktu.
Case Control Study: an epidemiological study in which the risk factors of people with a certain disease (cases) are compared with those without the disease ( control s). studi epidemiologi di mana faktor risiko tertentu orang dengan penyakit (kasus) dibandingkan dengan mereka yang tanpa penyakit (kontrol).
Case Control Study: a nonexperimental research design using an epidemiologic approach in which previous cases of the condition are used in lieu of new information gathered from a randomized populationdesain nonexperimental penelitian dengan menggunakan pendekatan epidemiologi kasus-kasus sebelumnya di mana kondisi ini digunakan sebagai pengganti dari informasi baru yang dikumpulkan dari populasi secara acak.
Case Control Study: studi yang membandingkan antara dua kelompok populasi yang mana salah satu kelompok terdiri dari orang dengan kondisi, penyakit/ cedera (pasien kasus) sedangkan kelompok lainnya tanpa gangguan kesehatan (sebagai control) dalam rangka untuk mendeteksi perbedaan karakteristik tertentu.
D
Druq Utilization Epidemiology: epidemiologi pemakaian obat atau dampak epidemiologik pemakaian obat pada populasi.
Distribusi Penyakit: penyebaran penyakit pada area tertentu.
Data Kategoris: data nominal yang tidak memiliki arti numerik misalnya ras, jenis kelamin.
Distribusi Frekuensi Kumulatif: distribusi dari satu set data yang menunjukkan frekuensi kejadian kurang dari sama dengan batas atas masing-masing kelas.
Distribusi Normal: data kontinu yang didistribusikan sepanjang kurva, simetris berbentuk lonceng yang sesuai dengan puncak tertinggi yang ditentukan oleh dua parameter yaitu mean dan standar deviasi.
Denominator: fraksi penyebut yaitu banyaknya orang yang terkena penyakit.
Data Kontinum: data yang diproleh dari pengukuran.
Data Rasio: data yang jaraknya sama dan memiliki nilai nol absolut, jadi kalau data nol berarti tidak ada apa-apanya.
Doubling Time: waktu pertumbuhan.
E
Epidemik: penyakit infeksi pada populasi besar.
Epidemiologi: studi mengenai distribusi dan faktor-faktor penentu kondisi kesehatan atau peristiwa dalam populasi.
Efek Additive: efek yang mengacu pada peran variabel dalam model estimasi.
Efisiensi Statistik: tingkat dimana statistik stabil dari sampel ke sampel, artinya semakin sedikit subyek untuk sampling maka semakin efisien.
Estimator: ukuran dari sebuah sampel yang dipakai untuk mengestimasi beberapa parameter populasi.
F
Farmakoepidemiologi: ilmu yang mempelajari penggunaan dan efek obat pada sejumlah besar orang atau optimalisasi terapi pada manusia dengan pertimbangan rasio resiko-keuntungan.
Framingham Heart Study: studi populasi yang diikuti dari waktu ke waktu dimana data dikumpulkan secara sistematis oleh kuesioner dan pengukuran fisiologis.
Frekuensi: jumlah kemunculan penyakit, kondisi, cedera dalam suatu populasi.
Fisher Exact Test: test permutasi pertama dimana cocok untuk ukuran sampel yang kecil menggunakan dua sampel data linear dan tes hipotesis nol.
Factorial Analysis of Variance: suatu faktor analisis varian (ANOVA) yang digunakan dalam penelitian yang memiliki beberapa variabel independen dan menilai kepentingan relatif dari berbagai kombinasi variabel tersebut dan interaksi mereka untuk mengurangi variabel.
Fenomena: suatu keadaan dimana sesuatu hal berlangsung. Penjelasan atas apa yang terjadi pada suatu fenomena tertentu dapat dijadikan sebagai sumber masalah penelitian.
G
Geometric Mean: nilai n ditentukan dengan mengalikan semua nilai n secara bersama-sama, lalu mengambil akar n produk dengan tujuan untuk mendapatkan nilai rata-rata rasio.
Gold Standar: Standar baku emas untuk membuktikan adanya hubungan sebab akibat antara dua variabel atau lebih.
H
Histogram: bentuk yang dibangun dari tabel frekuensi dimana interval ditampilkan pada sumbu x dan jumlah nilai dalam interval masing-masing diwakili oleh tinggi persegi panjang (y-axis) yang terletak di atas interval.
Hipotesa: sebuah asumsi sebagai dasar argumen atau panduan dalam penelitian eksperimental.
Hipotesis Nol: sebuah hipotesis yang menyatakan tidak ada perbedaan selain kebetulan terjadi dalam total populasi sampel.
I
Infant Mortality Rate (IMR): total jumlah kematian anak yang berumur kurang dari satu tahun dlm satu tahun dibagi jumlah bayi yg lahir hidup dlm tahun yg sama.
Inter Action Data Base (IADB): suatu elektronik data base.
Insidensi: angka kasus baru dari suatu penyakit dan populasi yang beresiko selama periode waktu tertentu.
Intent to Treat Analysis: analisis hasil uji klinis yang mencakup semua data peserta dalam kelompok yang mempertahankan fungsi pengacakan.
Interim Analysis: analisis dimana setiap kelompok membandingkan intervensi dan dilakukan sebelum mengakhiri uji coba awal.
K
Kelompok Kontrol: kelompok populasi yang tidak menerima pengobatan, perawatan standar/ placebo.
Koefisien Korelasi: sebuah ukuran asosiasi antara dua variabel yang memiliki hubungan yang linier dimana koefisien korelasi terletak antara -1 dan 1 dan dinyatakan dengan r
Kovarian: sebuah statistik yang mewakili sampai sejauh mana dua variabel bervariasi bersama-sama.
Korelasi Rank Spearman: sejenis uji korelasi yang digunakan untuk menentukan kovarian antara data non parametrik yaitu dua variabel nominal/ ordinal.
Kaplan-Meier Estimator: estimasi fungsi kelangsungan hidup dari data seumur hidup yang disensor.
Kaplan-Meier Curve: sebuah grafik dari perkiraan Kaplan-Meier (y-axis) dari fungsi kelangsungan hidup yang merupakan langkah-langkah horizontal dari besarnya penurunan dari waktu ke waktu (x-axis) dimana pada saat 0, estimasi Kaplan-Meier bernilai 1 (100%).
L
Linear Regression: perkiraan dari satu variabel dari variabel yang lain pada saat hubungan antara variabel-variabel tersebut diasumsikan dalam bentuk linear.
Logistic Regression: salah satu model regresi yang digunakan untuk menganalisa hubungan antara variabel tetap dengan satu atau lebih variabel bebas.
Lan-DeMets Spending Function: jenis fungsi alpha pengeluaran.
Level of Significance: criteria yang digunakan untuk menolak hipotesis nol dimana perbedaan antara hasil eksperimen dan hipotesis nol ditentukan dengan asumsi data terakhir adalah benar.
Linear Model: suatu model linear untuk menentukan hubungan linear antara variable dependen dan independen.
N
Negative Predictive Value: peluang seorang individu untuk tidak memiliki suatu penyakit atau kondisi yang diberi hasil negatif dari standar kriteria.
Non Parametric Test: tes yang tidak memberikan distribusi normal yang biasanya berlaku untuk data nominal.
Nilai Kritis: nilai dari statistik uji dimana hipotesis nol ditolak.
Numerator: fraksi pembilang meliputi sejumlah kasus.
Normalitas Data: data membentuk distribusi normal bila jumlah data di atas dan di bawah rata-rata adalah sama, demikian juga simpangan bakunya.
Nominal Scale: pengukuran yang semata-mata hanya untuk membedakan satu kategori dengan kategori lainnya. Bila dilakukan penghitungan, maka penjumlahan, pengurangan, pembagian atau perkalian tidak dilakukan pada variabel tetapi pada frekuensi keberadaan masing-masing kategori.
Number Needed to Treat (NNT): jumlah pasien yang membutuhkan perawatan untuk mencegah terjadinya hasil terapi yang buruk atau tidak diinginkan.
M
Mortalitas: ukuran frekuensi kematian dalam populasi yg spesifik pada interval waktu dan tempat yg tertentu.
Morbiditas: ukuran frekuensi kesakitan dalam populasi yg spesifik pada interval waktu dan tempat yg tertentu.
Medication safety: terapi individualisasi dengan melihat sistem yang ada.
Mean Square Error (MSE): kesalahan kuadrat rata-rata yang merupakan estimasi populasi varian dalam analisis varian (ANOVA).
Metode Bootstrap: metode statistik yang digunakan untuk memvalidasi parameter diagnostik baru dalam kelompok yang sama dari mana ia berasal dimana metode validasi ini didasarkan pada sampel simulasi dari pada sampel baru.
O
Odds Ratio: rasio kemungkinan yang mengalami gangguan pada kelompok perlakuan terhadap peluang yang tidak mengalami gangguan pada kelompok kontrol, biasanya digunakan untuk studi kasus-kontrol atau tinjauan sistematis.
One-Tailed Test: suatu pengujian yang menganggap penyimpangan dari hipotesis nol hanya dalam satu arah distribusi.
Ordinal Scale: skala yang membedakan antara satu kategori dari kategori lainnya, namun juga membedakan urutan kategorinya.
P
Prevalensi: semua populasi yang menderita penyakit, baik kasus lama ataupun baru dari populasi yang beresiko menderita penyakit tersebut dalam periode waktu tertentu.
Point Prevalence: mengukur semua kasus yang terjadi pada periode waktu tertentu.
Period Prevalence: mengukur semua kasus yang terjadi pada periode waktu tertentu.
Populasi: wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Probabiliy: memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
Probabilitas Bersyarat: probabilitas dari satu peristiwa, mengingat terjadinya beberapa peristiwa yang lain.
Purposive Sampling: penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu.
Q
Quota Sampling: penentuan sampel berdasarkan ciri-ciri tertentu dari populasi sampai jumlah yang diinginkan.
R
Resiko Relatif (RR): jumlah kasus baru penyakit tertentu yang dilaporkan pada periode waktu terjadinya epidemi dari populasi.
Ratio: hubungan dua bilangan.
Rate: hitungan frekuensi kejadian suatu penyakit selama periode waktu tertentu.
Reliabilitas: konsistensi pengukuran Anda, atau sejauh mana suatu instrumen mengukur cara yang sama setiap kali digunakan dalam kondisi yang sama dengan subyek yang sama. In short, it is the repeatability of your measurement.
Randomized Controlled Trial (RCT): studi di mana orang-orang dialokasikan secara
acak untuk menerima salah satu dari beberapa intervensi klinis.
Random Sample: contoh individu yang dipilih sedemikian rupa sehingga masing-masing memiliki probabilitas yang sama.
S
Sampel: bagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.
Simple Random Sampling: teknik pengambilan sampel dari populasi sangat sederhana dengan cara mengambil acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Dengan syarat anggota populasi homogen.
Statistika: ilmu yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan.
Sampel Representative: sampel yang dapat mewakili populasinya dengan menggunakan teknik pengambilan sampel (sampling) yang benar.
Studi Prospektif: an analytic study designed to determine the relationship between a condition and a characteristic shared by some members of a grosuatu studi analitik yang dirancang untuk menentukan hubungan antara kondisi dan karakteristik bersama oleh beberapa anggota kelompok. The population selected is healthy at the beginning of the study.Studi ini melibatkan dua variable atau banyak variabel yang menunjukkan hubungan yang merupakan asosiasi atau satu yang kausal. Prospective studies produce a direct measure of risk called the relative risk .
sanalytical studyStudi Analitis: suatu studi dimana fenomena digambarkan dan upaya dilakukan untuk menganalisis pengaruh variabel pada fenomena tersebut.
longitudinal studyStudi Longitudinal: suatu studi yang dilakukan selama periode waktu sehingga waktu kronologis memiliki kesempatan untuk mengerahkan pengaruh sebagai variabel. Studi ini meneliti lebih detail hubungan penggunaan obat dengan penyakit-penyakit.
retrospective study
Studi Retrospektif: studi yang didasarkan pada pemeriksaan data yang ada, tentang peristiwa yang telah terjadi.
one in which the real circumstances are simulated, either in fact, or by means of a set of mathematical formulae each of which expresses the probability of each outcome in a series of consequential events that mirror the possible pathways in a real-life situation.Simulasi Studi: studi di mana keadaan yang sebenarnya disimulasikan, baik pada kenyataannya, atau dengan cara dari satu set formula matematika yang masing-masing menyatakan probabilitas setiap hasil dalam serangkaian acara konsekuensial bahwa cermin jalur yang mungkin dalam situasi kehidupan nyata.
Studi Kohort Prospektif: studi kohort yang mengikuti dari waktu ke waktu sekelompok individu yang sama (kohort) yang berbeda sehubungan dengan faktor-faktor tertentu yang diteliti, untuk mengetahui bagaimana faktor yang mempengaruhi tingkat tertentu.
Statistik Deskriptif: tehnik statistik yang digunakan untuk menggambarkan suatu kumpulan data dan mengacu pada tindakan yang digunakan.
Standar Deviasi (SD): ukuran penyebaran data yang digunakan untuk menggambarkan data terdistribusi secara normal.
Studi Obsevasional: studi untuk menarik kesimpulan mengenai kemungkinan efek pengobatan pada perlakuan/ control.
Studi Panel: studi longitudinal yang memilih kelompok subyek dimana catatan data untuk setiap anggota kelompok di berbagai titik dalam waktu.
Statistik Inferensial: statistic yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya akan diinferensikan untuk populasi dimana sampel diambil.
T
Tes Parametrik: tes yang menggunakan data kontinu dan memerlukan asumsi bahwa data yang akan diuji terdistribusi secara normal.
Tum Kendall Rank Test Corelation: suatu uji koefisien korelasi yang digunakan bila ada dua kelompok data ordinal.
Two-Tailed Test: suatu uji dua sisi yang merupakan uji statistik yang signifikan dimana penyimpangan dari hipotesis nol di kedua sisi bisa diterima.
U
Uji T: uji statistik yang digunakan jika variabel dependen kontinu diasumsikan memiliki distribusi normal. Uji ini juga dapat digunakan untuk membandingkan koefisien variasi yang berbeda.
Univariate Analysis: analisis univariat yang melibatkan variabel tunggal.
V
Variabel: setiap karakteristik yang dapat diukur dan memberikan nilai yang berbeda, menunjukkan suatu arti yang dapat membedakan antara sesuatu dari yang lainnya, misalnya variable jenis kelamin dan variable tingkat pendidikan.
Variabel Kualitatif: variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari dua atau lebih kategori atau suatu jenis data yang tidak dapat diukur misalnya ras dan jenis kelamin.
Variabel Kuantitatif: variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan diskrit atau jenis data yang dapat diukur dan dilaporkan secara numeric yang mencerminkan kuantitas atau jumlah.
Variate: sinonim dari variabel.
Variance: ukuran disperse yang ditunjukkan oleh pengamatan, ditetapkan oleh jumlah kuadrat penyimpangan dibagi dengan jumlah derajat bebas.
Validitas: pendekatan terbaik untuk kebenaran atau kesalahan proposisi, inferensi atau kesimpulan yang diberikan. Setiap jenis validitas akan menyoroti aspek yang berbeda dari hubungan antara pengobatan dan hasil pengamatan.
DAFTAR PUSTAKA
Centers for Disease Control and Prevention. Glossary of epidemiology terms. EXCITE! Resource Library. CDC
website. http://www.cdc.gov/excite/library/glossary.htm. Accessed July 10, 2007.
Wyer P. Glossary of terms. Evidence Based Emergency Medicine website. http://www.ebem.org/definitions.html. Accessed July 10, 2007.
Howell DC. Glossary. In Howell, DC. Fundamental Statistics for the Behavioral Sciences, 6th ed. [online].
http://www.uvm.edu/~dhowell/fundamentals/Glossary/Glossary.html. Updated March 3, 2006. Accessed July 10, 2007.